Sabtu , Juli 20 2019
Home / Tak Berkategori / Penerangan Jalan Umum Oleh KAMTIBMAS

Penerangan Jalan Umum Oleh KAMTIBMAS

FATIHAH FIQRI/RADAR MAGETAN

PENERANGAN: Penerangan Jalan Umum sebagai fungsi kamtibmas dan iluminasi bagi para pengguna jalan.

MAGETAN – Perjalanan di malam hari tentu membutuhkan penerangan yang memadai. Jika tidak, bisa – bisa terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Bukan hanya kecelakaan saja tapi juga tindak kejahatan seperti penjambretan dan juga pembegalan bisa saja terjadi. Selain itu, bukan berdampak bagi para pengguna jalan saja, tapi juga masyarakat sekitar yang resah jika pinggir jalan yang gelap malah dijadikan tempat untuk mabuk – mabukan.

Pun, dari total 525.000 meter jalan yang menjadi akses di Kabupaten Magetan. Dari jalanan itu, proporsionalnya tiap jarak 50 meter harus ada penerangan jalan umum (PJU). Meski tergantung dengan lebar, lalu lintas harian dan juga ada tidaknya saluran atau trotoar di kanan kiri jalan. ”Jenis lampunya pun nanti berbeda – beda menyesuaikan dengan spesifikasi di atas,” ungkap Elmy Kurniarto Kabid Penerangan Jalan Umum, Laboraturiun dan Peralatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan.

Dia mengatakan bahwa dengan proporsional segitu berarti Magetan membutuhkan sekitar 10.500 lampu sampai 11.000 lampu. Namun, lampu yang menyala baru sekitar 3000 lampu saja. Pun, Elmy mengatakan, selain menambah lampu dia masih punya tanggungan mengganti lampu yang sudah lawas. ”Jadi sekitar 23 persen dari PJU yang seharusnya terpasang,” kata Elmy.

Dia mengatakan jika menyesuaikan dengan anggaran yang ada, dia hanya bisa menambah dua hingga tiga persen per tahunnya. Proyek yang akan dia garap kali ini adalah twin road yang lelangnya sudah diklarifikasi ke ULP. Jika proses sudah selesai, segera dikirim. Dia mengatakan bahwa untuk jalan baru twinroad ada sekitar 50 lampu yang akan dipasang. ”Lainnya nanti di daerah perbatasan Madiun, Maospati ke arah Bendo, dan Magetan ke Parang,” ujarnya.

Elmy mengatakan lampu yang akan dipasang pun sudah lampu hemat energi. Meski harganya sedikit mahal, dia mengatakan itu salah satu bentuk investasi karena semakin mahalnya energi. Dia mengatakan lampu hemat energi bisa menghemat dana tagihan listrik hingga 75 persen. ”Jumlah lampu ada 15 itu tagihannya 275 ribuan, kalau yang belum LED, 15 lampu bisa sampai jutaan,” tegasnya.

Dia mengatakan bahwa uang tagihan listrik yang berkurang bisa dialihkan untuk pengadaan lampu. Sehingga bisa mengejar ketertinggalan lampu yanng belum terpasang. Selain itu, karena pertimbangan lampu yang lawas memang sudah tidak ramah lingkungan. ”Memang masih ada yang dipertahankan karena masih bagus kualitasnya. Kalau yang udah usang banget memang diganti,” tandasnya. (mg4)

About Desa Purwodadi

Check Also

Penguatan ketahanan masyarakat untuk mencegah paham intoleran, radikalimse dan Anti Pancasila.

Desa Purwodadi berupaya mencegah paham–paham radikalisme intoleran maupun anti Pancasila. Pasalnya, dalam kehidupan bermasyarakat, selain …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *