Sabtu , Juli 20 2019
Home / Tak Berkategori / Penguatan ketahanan masyarakat untuk mencegah paham intoleran, radikalimse dan Anti Pancasila.

Penguatan ketahanan masyarakat untuk mencegah paham intoleran, radikalimse dan Anti Pancasila.

Desa Purwodadi berupaya mencegah paham–paham radikalisme intoleran maupun anti Pancasila. Pasalnya, dalam kehidupan bermasyarakat, selain bertegur sapa dengan tetangga, warga pendatang pun benar–benar dipastikan identitasnya. Selama ini belum pernah ditemukan kecurigaan dalam keterkaitan terorisme, kasus–kasus radikalisme maupun anti Pancasila yang ada di Kecamatan Barat khususnya Desa Purwodadi.

Masyarakat Purwodadi juga ditanamkan nilai-nilai toleransi tiap umat beragama. Terbukti, tidak ada sama sekali kasus–kasus SARA maupun gesekan dalam masyarakat yang disebabkan oleh adanya rasa intoleran. Selain itu, untuk mencegah paham anti Pancasila, sejak dini anak–anak sudah diajari betul betapa pentingnya nilai Pancasila. Bagi masyarakat sudah diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga nilai–nilai Pancasila yang perlu dijadikan landasan dasar untuk hidup berbangsa dan bernegara.

Dalam bidang pencegahan, BNPT menggunakan dua strategi yang sudah diterapkan di desa Purwodadi yakni pertama, kontra radikalisasi yang merupakan upaya penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai non-kekerasan. Dalam prosesnya strategi ini dilakukan melalui pendidikan baik formal maupun non formal. Kontra radikalisasi diarahkan untuk masyarakat umum melalui kerjasama dengan tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan stakehorlder lain dalam memberikan nilai-nilai kebangsaan.

Strategi kedua adalah deradikalisasi. Bidang deradikalisasi ditujukan pada kelompok simpatisan, pendukung, inti dan militan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar. Tujuan dari deradikalisasi agar kelompok inti, militan, simpatisan dan pendukung meninggalkan cara-cara kekerasan dan teror dalam memperjuangkan misinya serta memoderasi paham-paham radikal mereka sejalan dengan misi-misi kebangsaan yang memperkuat NKRI.

Mengingat teknologi yang semakin canggih. Semua masyarakat mengenal media sosial yang rawan digunakan oleh oknum–oknum yang tiiak bertanggung jawab dalam menyebarkan paham radikal, anti Pancasila dan intoleran. Desa Purwodadi sudah memberikan pemahaman bagi warga tentang bagaimana menyikapi konten – konten media sosial yang mengarah ke paham–paham tersebut. Yaitu dengan mengarahkan masyarakat agar mempelajari berita terlebih dahulu, apakah itu informasi yang dapat dipertanggung jawabkan atau hanya sekedar memberikan pengaruh negatif.

About Desa Purwodadi

Check Also

Nasionalisme dan Kesatuan Bangsa

Menciptakan dan mempertahankan kesatuan negara baik melalui internal maupun eksternal merupakan konsep nasionalisme. Tidak hanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *